Friday, June 2, 2023

Surya Satellite-1 Garapan Mahasiswa Indonesia Berhasil Meluncur

Indonesia adalah negara yang terdiri dari banyak pulau-pulau yang dijuluki negara maritim dan menjadikan negara yang kaya akan budaya. Untuk mendukung hubungan yang baik antar pulau maka dibutuhkan komunikasi yang baik.

Negara Indonesia memiliki satelit sejak tahun 1970 yang diberi nama Satelit Palapa. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di akun Instagramnya, Minggu (27/11) telah mengumumkan peluncuran Surya Satellite-1(SS-1) akan menuju Stasiun Luar Angkasa dan akan segera mengorbit pertengan Januari 2023.

Surya Satellit-1 (SS-1) ini meluncur menuju Stasiun Antariksa International (ISS) dengan menggunakan Roket Falcon 9 CRS-26 buatan SpaceX milik Elon Musk. Satelit SS-1 sempat mengalami penundaan jadwal peluncuran karena cuaca di Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat (AS) yang kurang baik.

Dilansir dari halaman instagram LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) sekarang BRIN, roket SpaceX CRS-26 “sukses docking (merapat) otomatis di ISS (Stasiun Luar Angkasa Internasional), pada 27 November 2022 jam 07:39 waktu Amerika Serikat.

Suksesnya peluncuran Satelit SS-1 ini adalah sejarah untuk industri antariksa Indonesia karena merupakan satelit pertama yang dibikin secara mandiri oleh mahasiswa Indonesia.

Tujuan dari peluncuran Satelit SS-1 buatan mahasiswa ini adalah Automatic Packet Reporting System yang sebagai alat komunikasi via satelit yang berbentuk teks pendek. Teknologi ini selanjutnya dikembangkan guna pengurangan dampak bencana alam, komunkasi darurat dan pemantauan jarak jauh.

Satelit SS-1 asli dikembangkan oleh Surya Universitas dengan dukungan dan diawasi oleh Ahli dari BRIN (Pusat Riset Teknologi Satelit).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles