Saturday, December 10, 2022

Indonesia Mulai Masuk Jajaran Market Kripto Global

Saat ini diIndonesia mengalami kenaikan pertumbuhan market aset kripto, dengan adanya pertumbuhan ini mendorong Indonesia untuk masuk diposisi puncak market kripto global.

Dalam catatan Bappebti investor kripto sampai September 2022 ada 16,3 juta dengan jumlah customer yang tercatat sekitar 692 ribu tiap bulannya. Jika dibandingkan dengan investor pasar modal akhir September 2022 sudah diangka 9,79 juta orang.

Tercatat sejak Januari-September 2022 transaksi kripto di Indonesia mengalami penurunan sebesar 57,8% atau Rp. 266,9 triliun dibandingkan dengan tahun 2021 di periode yang sama.

Menurut Teguh Kurniawan Harmanda selaku Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) dalam keterangan resminya di Kontan.co.id, menganalisa bahwa pasar kripto di Indonesia masih sangat punya daya tarik besar dan akan terus tumbuh.

Karena saat ini masyarakat Indonesia lebih menyukai untuk investasi di blockchain walau masih banyak yang kurang paham tentang apa itu blockchain.

Melansir dari Toluna, Teguh Kurniawan Harmanda menyebutkan Indonesia saat ini diperkirakan masuk dalam tatanan pasar kripto global dalam 6 pekan kedepan.

Saat ini negara kita masuk dalam kategori negara berkembang mempunyai kecenderungan positif terhadapa aset kripto jika dibandingkan dengan negara yang sudah maju.

Selain Indonesia ada beberapa negara yang diperkirakan juga akan mengalami peningkatan market kripto seperti India, Filipina, Thailand, Brasil dan UEA. Dalam laporan Toluna negara negara ini cenderung menyukai kripto sebagai pilihan investasi setelah saham.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest Articles